KORANJURI.com - Bank Sindikasi Danai Proyek Jalan Tol Bali KORANJURI.com - Bank Sindikasi Danai Proyek Jalan Tol Bali

HOME | Mimbar | Delik | Rekam Kejadian | Pendidikan | Ekbis | Hiburan | Distrik Wisata | Seni Budaya | Akselerasi | Mail Contact



1 2 3 4









Bank Sindikasi Danai Proyek Jalan Tol Bali


09 Juli 2012 | Koranjuri.com

Visualisasi Tol Serangan-Tanjungbenoa
KORANJURI.COM - Joint Mandataed Lead Arrangers (JMLA) yang terdiri dari Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA sepakat menyiapkan dana sebesar Rp 1,739 triliun untuk mendanai pembangunan jalan tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa (NNB). Proses pengadaan kredit investasi dari JMLA sudah dilaksanakan sejak Desember 2011 lalu.

Kita sudah menandatangai perjanjian kredit. Bank sindikasi lain yang tergabung dalam pembiayaann tersebut adalah, BTN dan BPD Bali, jelas Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol (JBT), Akhmad Tito Karim.

Total kredit yang dikucurkan oleh bank sindikasi sebesar 70% sedangkan 30% anggaran dikucurkan sendiri oleh PT Jasamarga Bali Tol. Menurut Akhmad Tito Karim, anggaran sekitar Rp 1,7 triliun tersebut, sesuai mekanismenya, akan langsung dikucurkan kepada kontraktor.

Sementara, Direktur Keuangan PT Jasamarga Bali Tol, Ronny Haryanto menjelaskan, komposisi ekuitas dan pinjaman dengan perbandingan 30:70 tersebut dilakukan pada saat drawdown dan langsung dibayarkan kepada kontraktor.

Mekanismenya, setiap kali ada tagihan dari kontraktor kita akan teruskan langsung ke bank, jelas Ronny Haryanto.
Dalam pengucuran anggaran untuk mensuport pembangunan jalan tol pertama di Bali tersebut, BNI yang masuk dalam bank sindikasi  melakukan kredit investasi yang sifatnya untuk pembiayaan kontstruksi.

Secara umum, bank memfasilitasi kredit sindikasi untuk menunjukkan komitmen perusahaan dalam penguatan infrasturktur, terutama, pembangunan jalan tol guna mempercepat perekonomian di Bali.

 Jalan tol yang dibangun diatas perairan Tanjung Benoa hingga Nusa Dua dan menuju Bandara Ngura Rai ini, diklaim sebagai jalan tol terindah yang ada di Indonesia. Proyek jalan ini digagas oleh konsorsium BUMN yang terdiri dari Jasa Marga, Pelindo III, PT Angkasa Pura I Persero, PT Wijaya Karya, PT Adhi Karya (Persero) dan PT Hutama Karya, dan PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero). 

Menteri BUMN, Dahlan Iskan, yang menghadiri groundbreaking beberapa saat lalu,  memberikan apresiasi tersendiri terhadap pembangunan jalan tol ini yang ditarget selesai sebelum KTT APEC 2013.

Tapi di Bali ini direncanakan dengan cepat, disiapkan dengan cepat dan dilakukan dengan sangat cepat, kata Dahlan Iskan saat menghadiri Groundbreaking pada 21 Desember 2011 lalu bersama menteri PU, Djoko Kirmanto.

agw